Saturday, March 7, 2009

RAWATAN UNTUK HIV

Akupuntur adalah teknik pengubatan yang digunakan dalam pengubatan tradisional Cina. Jarum-jarum yang sangat tajam digunakan untuk menstimulasi titik-titik tertentu pada tubuh. Titik-titik ini terdapat pada jalur-jalur energi yang disebut "meridian". Pengubatan akupuntur dirancang untuk memperbaiki aliran dan keseimbangan energi sepanjang meridian-meridian ini.

Pengubatan tradisional Cina memiliki sejarah lebih dari 2,500 tahun. Pengubatan tradisional ini melihat tubuh manusia sebagai suatu sistem aliran energi. Ketika aliran-aliran energi ini seimbang, maka tubuh tersebut sihat. Para pengamal memeriksa denyut nadi pasien dan mengamati keadaan lidah mereka untuk mendiagnos ketidakimbangan energi. Dalam pengubatan Cina, denyut nadi dapat diperiksa pada tiga lokasi di masing-masing pergelangan tangan, dan pada tiga kedalaman pada lokasi masing-masing.

Penyakit tidak didefinisikan dengan gejala-gejala atau nama penyakit seperti "Jangkitan HIV". Sebaliknya, seorang pengamal pengubatan Cina akan berbicara mengenai ketidakimbangan energi. Bahasanya dapat kedengaran sangat aneh, seperti "kekurangan yin" atau "peningkatan panas ginjal". Kata-kata Cina Yin dan Yang menggambarkan energi yang saling bertolak-belakang yang seharusnya tetap seimbang, dan Qi (dibaca "chi") secara kasar dapat diertikan sebagai energi atau kekuatan hidup.


Dalam pengubatan tradisional Cina, terdapat banyak cara untuk memperbaiki keseimbangan aliran energi tubuh. Teknik yang paling sering digunakan di negara-negara barat adalah teknik senam seperti Qigong atau Tai Chi, akupuntur (tusuk jarum) dan herba.

Ramai pengamal pengubatan Cina mengkhususkan diri pada akupuntur atau jamu. Jarang sangat yang menggunakan kedua-duanya.

Mengapa merawat HIV menggunakan akupuntur?

Kerana akupuntur berkenaan dengan keseimbangan energi, maka tidak ada titik akupuntur tertentu yang digunakan untuk mengubati HIV. Sebaliknya, ahli akupuntur akan menggunakan denyut nadi pasien dan mungkin akan mengamati lidahnya untuk mencari ketidakimbangan aliran energinya.

Akupuntur tidak dapat mengubati jangkitan HIV. Namun, ramai orang yang percaya bahawa herba tersebut telah membantu mereka memperbaiki energi secara keseluruhan atau membantu menangani kesan samping pengubatan antiretroviral (ARV). Beberapa orang telah menggunakan akupuntur untuk mengurangi rasa mual atau diare yang diakibatkan oleh pengubatan ini. Ramai yang merasai bahawa akupuntur mampu meringankan rasa sakit akibat neuropati.

Bagaimana cara penggunaan akupuntur?

Berdasarkan ketidakimbangan energi pasien, ahli akupuntur akan memilih titik akupuntur untuk distimulir. Pasien akan berbaring di atas katil, meniarap atau terlentang. Jarum-jarum akan dimasukkan pada titik-titik tertentu. Pasien mungkin akan merasai sedikit sakit, kesemutan atau rasa kebas selagi jarum ditusukkan. Jarum-jarum ini dibiarkan pada tempatnya selama 30 hingga 45 minit bergantung pada tujuan dari akupuntur itu. Selama itu, kebanyakan pasien akan tertidur.

Seseorang pasien mungkin juga akan mendapatkan perawatan tambahan untuk meningkatkan aliran energinya:

* Jarum-jarum mungkin distimulir dengan aliran elektrik yang bertenaga rendah (electroacupuncture).
* Moxa adalah bahan lembut yang terdiri dari sejenis rempah mugwort kering. Moxa mungkin diaplikasikan di atas jarum akupuntur atau secara langsung di kulit. Moxa dibakar untuk menghasilkan rasa panas yang menusuk. Perkara ini disebut moxibustion.
* Gelas-gelas kaca dapat digunakan untuk menghasilkan "penyedutan" pada titik-titik tertentu (bekam). Penyedutan ini menstimulir aliran energi. Bila gelas-gelas ini ditinggalkan pada kulit untuk waktu yang lama, akan ada bekas berwarna merah.

Beberapa pengamal menggunakan manik-manik kecil atau jarum kecil yang ditinggalkan pada kulit selama beberapa hari untuk memberi tekanan pada titik akupuntur.

Apa risiko dan kesan sampingannya?

Beberapa orang merasa sakit sedikit, kaku atau kesemutan ketika jarum akupuntur ditusukkan. Dalam beberapa kes, pasien akan merasa pening atau mual selama akupuntur. Pasien mungkin akan mengeluarkan beberapa titis darah ketika jarum dicabut. Akupuntur memiliki kesan sampingn yang amat sedikit dibandingkan dengan kebanyakan pengubatan-pengubatan barat.

Seseorang pasien yang minum minuman beralkohol satu jam sebelumnya, atau telah menggunakan napza, tidak akan dirawat menggunakan akupuntur.

Begitu juga dengan pasien yang hamil, pengamal akupuntur akan lebih berhati-hati sewaktu merawatnya.

Bagaimana kita tahu itu bermanfaat?

Penelitian mengenai akupuntur menunjukkan manfaat dalam mengubati beberapa jenis rasa sakit dan mual. Perkara ini yang mendorong National Institute of Health di AS untuk mengeluarkan pernyataan pada tahun 1997 menyokong manfaat akupuntur untuk beberapa keadaan tertentu. World Health Organization memiliki daftar lebih dari 40 keadaan yang mungkin dapat dibantu dengan akupuntur.

Penelitian terakhir mengenai akupuntur untuk mengurangi rasa sakit akibat neuropati tidak menunjukkan manfaat yang jelas. Namun rancangan penelitian tersebut telah dikritik kerana menggunakan titik-titik akupuntur yang sama untuk semua orang dalam penelitian, dan kerana menggunakan titik-titik palsu sebagai perbandingan. Ramai orang yang pada awalnya merasa selesa dengan neuropati telah menyatakan bahawa mereka merasa akupuntur telah membantu mereka.

Pelbagai Rawatan Akupunktur

Dalam Akupunktur dikenali beberapa metode atau teknik terafi. Ini merupakan teknik-teknik penusukan jarum akupunktur dalam keperluan untuk memberikan terafi yang spesifik. Selain penusukan dengan cara klasik seperti yang telah kita kenali, ada pula beberapa teknik akupunktur yang dapat kita bezakan berdasarkan penggunakan alat bantu seperti:

* Electro Acupuncture
* Laser Acupuncture
* Aqua puncture
* Catgut Remedy (metode tanam benang catgut), dll.

Atau teknik penjaruman berdasarkan letak dan teknik penjaruman seperti:

* Akupunktur Kulit Kepala (Scalp Acupuncture)
* Akupunktur Telinga (Ear Acupuncture)
* Akupunktur Tangan (Hand Acupuncture)
* Akupunktur Kaki (Foot Acupuncture)
* Kurapunktur (Abdominal Acupuncture)

No comments:

Post a Comment

Sila berikan pendapat dan komen anda demi untuk kebaikan bersama.

Post a Comment