Showing posts with label infeksi. Show all posts
Showing posts with label infeksi. Show all posts

Monday, October 12, 2009

METODE PENGELUARAN DARAH PADA TITIK-TITIK AKUPUNKTUR

Artikel ini merupakan terjemahan ringkas dari tulisan Skya Abbate, DOM yang berjudul “Bleeding Techniques: Ancient Treatments for Acupuncture Physicians” yang dipublikasikan di “Acupuncture Today August, 2003, Vol.04, Issue 08”.
Metode Pengeluaran Darah termasuk Teknik Pengubatan Cina Kuno. Metode ini merupakan teknik khusus untuk keadaan-keadaan tertentu yang dapat menimbulkan hasil yang efektif dan dramatis bilamana keadaan pasien didiagnosa dengan tepat dan metode pengeluaran darah dilaksanakan dengan mahir.

TUJUAN
1. Menyegarkan kelancaran aliran Qi dan Darah, dengan cara demikian memberikan tenaga baru dan memudahkan alirannya ketika Qi dan Darah perlu disegarkan. Contoh dari senario ini terjadi ketika seorang pasien hadir dengan nadi liat (wiry) dan sedikit perasaan stagnasi yang mengindikasikan stagnasi qi.
2. Menyebarkan qi dan stasis darah (blood stasis), seperti dalam kes sakit punggung dan spider veins.
3. Dapat mengeluarkan/mengalirkan ekses panas dan api. Termasuk ekses faktor-faktor patogen, seperti serangan angin panas pada Paru-paru yang menimbulkan demam dan sakit tenggorokan yang luar biasa.
4. Dapat menurunkan naiknya Yang, seperti dalam keanekaragaman tekanan darah tinggi yang disebebkan oleh naiknya Yang Hati. (Catatan: tidak semua kes tekanan darah tinggi memiliki etiologi ini).

Titik-titik akupunktur yang paling lazim dikeluarkan darah adalah titik-titik dengan penusukan dalam pada tempat yang dangkal, seperti titik-titik akupunktur telinga, titik-titik kulit kepala (scalp points) dan titik-titik jing (well).


Titik-titik lain yang dapat dikeluarkan darah adalah titik-titik dengan giat (energetics) memberi kemungkinan untuk dikeluarkan darah (bleeding), seperti BL 40 (weizhong), untuk mengeluarkan panas pada musim panas; titik pada puncak telinga untuk conjunctivitis akut; atau titik-titik lokal untuk penyakit-penyakit seperti luka memar atau pemekaran pembuluh darah (varicosities).

Jenis Metode Pengeluaran Darah
1. “Spot-pricking atau metode penusukan sejajar (bersinggungan dengan meridian)”. Melalui gaya ini, suatu titik atau bintik (spot) yang berlainan dikeluarkan darah, seperti sebuah titik jing (well) LI 1 (shangyang) untuk menghilangkan sakit gigi yang disebabkan oleh ekses panas, atau LU 11 (shaosang) untuk mengubati sakit tenggorokan karena ekses panas.
2. “Clumping atau metode penusukan area”. Dengan pendekatan ini, gerakan tusukan peniti (pinprick) dibuat pada skala yang relatif luas, seperti GV 14 (dazhui) untuk menurunkan ekses panas pada Paru-paru, seperti dalam kes pneumonia.
3. “pinching method (metode cubitan)”. Dengan teknik ini titik yang diubati dicubit/dijepit diantara ibu jari dan jari telunjuk. Tindakan ini mengisolasi titik dan meningkatkan genangan urat darah halus (venous), yang memudahkan pengeluaran darah. BL 2 (zanzhu) adalah titik yang biasa dicubit dan dikeluarkan darah untuk kongesti sinus atau sakit kepala.

KONTRA INDIKASI
• Yang terpenting adalah pengeluaran darah tidak sesuai untuk panas (palsu) defisiensi-Yin. Dalam kes ini pengeluaran darah dapat memperlemahkan keadaan pasien, seakan-akan panas tidak nyata, tetapi timbul dari defisiensi.
• Secara umum pasien penderita diabetes, penyakit-penyakit pendarahan seperti hemophilia; pasien yang dengan mudah menderita pendarahan (seperti pasien dengan pengencer darah) tidak boleh dikeluarkan darah.
• Kontraindikasi penegeluaran darah juga dilakukan pada pasien yang sangat lemah, anemia, hypotensive atau sedang hamil.

KEDUDUKAN PENGELUARAN DARAH
• Tergantung pada titik yang diubati.
• Pasien juga dapat dikeluarkan darah dalam posisi duduk untuk pengeluaran darah titik jing (well).
• Posisi berbaring untuk mencubit BL 2.

TATALAKSANA TERAPI PENGELUARAN DARAH
1. Akupunturis harus memiliki semua peralatan pengubatan dalam ruang kerja.
2. Cuci tangan dan sebuah tempat yang bersih dibuat dengan tisu kertas (paper towels) atau professional toweling, dimana ditempatkan dry sterile cotton balls, alcohol preps, tight fitting latex gloves dan alat-alat pengeluaran darah pilihan.
3. Disebelah tempat tersebut, an open biohazard “sharps” container; sebuah kotak sampah biohazard, extra latex gloves dan kacamata debu (goggles) dan facemask, untuk kejadian pengeluaran darah berlebihan.
4. Mengenakan sepasang tight-fitting gloves untuk berjaga-jaga terhadap penularan infeksi kuman penyakit yang terkandung dalam darah.
5. Selalu, mengusap titik yang dikeluarkan darah dengan alcohol isopropyl 70% dan membolehkan kering secara alamiah.
6. Alat-alat pengeluaran darah termasuk jarum filiform; a medical lancet; jarum shoni-shin (atau jarum pediatric Jepang); the traditional three-edge needle; jarum plum blossom (tujuh bintang atau jarum cutaneous).
7. Jika menggunakan metode spot-pricking atau pinching , pengeluaran darah yang tidak nyaman sebenarnya dapat dihilangkan melalui penusukan cepat pada tempat yang dangkal yang dikehendaki dengan kedalaman sekitar 0.05-0,1 cun.
8. Dapatkan 1-2 titis darah (beberapa akupunturis mengatakan sampai 10) dengan memeras titik.
9. Serap darah dengan kapas steril dan buang ke dalam kotak sampah biohazard bersama-sama dengan sarung tangan yang sudah digunakan.
10. Jika terdapat banyak darah pada bola kapas yang dapat diremas-remas, harus dibuang ke dalam unit biohazard sharps.
11. Jika alat pengeluaran darah tidak dapat digunakan kembali buanglah segera ke dalam kotak sharps setelah penusukan titik.
12. Tempatkan sebuah band-aid pada hampir semua titik yang dikeluarkan darah (diantaranya titik-titik jing distal) untuk membolehkannya mengubati dan mencegah infeksi.
13. Kemudian cuci tangan anda.

KEKERAPAN PENGELUARAN DARAH
• Kekerapan pengeluaran darah tergantung pada keadaan medis pasien.
• Jika pasien memiliki keadaan ekses panas seperti tonsilitis, pengeluaran darah dapat dilakukan sekali sehari sampai symptom reda.
• Jika pasien memiliki keadaan stasis darah, pendarahan dapat dilakukan 1-2 kali per minggu

Wednesday, September 2, 2009

SEMBUH DARI SINUS TANPA PEMBEDAHAN

anaApa Sinusitis?
Adalah infeksi pada sinus (rongga disekitar mata, pipi dan hidung), sehingga berisi nanah (lendir kental kuning atau kehijauan.
Pada awalnya lendir dapat dikeluarkan melalui hidung atau tenggorok. Bila penyakitnya berlanjut kerana tidak diberikan pengubatan secara benar akan terjadi pembengkakan mukosa sinus yang menutup lubang lintasan dari sinus ke hidung dan tenggorok. Akibatnya nanah makin tertimbun di rongga sinus sehingga menyebabkan rasa tertekan dan nyeri pada kawasan tersebut.

Apa penyebab Sinusitis?
Infeksi saluran nafas bahagian atas, alergi hidung atau penyebab lain mengakibatkan penyumbatan pada lubang lintasan dari sinus ke hidung dan tenggorok mengakibatkan lendir tertimbun di sinus. Lendir ini merupakan media yang sangat baik untuk pertumbuhan bakteria atau kulat yang menyebabkan Sinusitis.

Apa gejala utama Sinusitis?• Hidung tersumbat dan berair disertai Keluarnya lendir kental warna kuning atau kehijauan lewat hidung atau langit langit tenggorok.
• Nyeri dan rasa tertekan pada kawasan sinus yang terkena. Rasa nyeri dipicu bila kawasan tersebut diketuk dengan jari (nyeri ketuk) atau bila kepala digelengkan dengan kuat.
• Sinusitis maxillaris akan menimbulkan nyeri di pipi dan gigi atas,
• Nyeri pada dahi bawah dan alis mata adalah sinusitis frontalis.
• Nyeri dibelakang mata, pada puncak kepala, pada pelipis oleh kerana Sinusitis sphenoid.
• Nyeri dibalik mata oleh sinusitis ethmoid.

Apa gejala lainnya?
Sakit kepala (lokasi tergantung sinus yang terkena), berkurangnya penciuman hidung dan rasa lidah, bau tidak sedap dari mulut atau hidung, pada stadium akut disertai demam dan batuk.

Apakah bahaya sinusitis?Dapat meluas menjadi infeksi tulang muka, abces, infeksi menjalar ke otak, telinga, mata..
Keadaan apa yang meningkatkan risiko mendapat sinusitis?
• bila terserang flu atau infeksi saluran nafas bahagian atas (virus, bakteria).
• menderita pilek alergi (pilek tiap pagi, ingus encer seperti air)
• kelainan anatomi pada tulang hidung atau sinus
• polyp hidung.
• faktor lain seperti merokok, polusi udara, terlalu sering memakai nasal spray, cuaca dingin, perubahan tekanan udara mendadak (naik pesawat, diving)

Bila harus dirawat?
Bila menderita batuk selsema tetapi setelah minum ubat sendiri dalam beberapa hari penyakitnya tidak membaik bahkan memburuk disertai timbul nya gejala tambahan seperti:
• nyeri pada muka, pipi, dahi, belakang mata atau sakit kepala yang tidak sembuh walaupun sudah minum pain killer
• Atau panas badan naik tinggi sehingga lebih dari 38.5 Celsius disertai perubahan lendir yang keluar dari hidung atau tenggorok yang mulanya jernih pekat menjadi tebal kental warna kuning atau kehijauan (sinusitis akut)
• menderita selsema lebih dari 2 minggu.
• nyeri kepala kronik yang lebih dari 1 bulan

Bagaimana Akupunturis mendiagnose Sinusitis?• riwayat penyakit
• pemeriksaan fisik seperti Pengamatan, Penciuman/Pendengaran, Wawancara dan Perabaan Nadi

Apakah Akupuntur dapat mengubati Sinusitis?
Ya, metode ini terbukti cukup efektif untuk pengubatan sinusitis tanpa operasi, cara kerjanya adalah untuk drainage (membuang) nanah yang terjebak di rongga sinus sehingga menghilangkan/ menyembuhkan: hidung yang tersumbat, nyeri kepala dan mengembalikan fungsi hidung yang terganggu (penciuman berkurang) serta menghilangkan bau yang tidak sedap (busuk) dari hidung/ mulut.

Bagaimana cara bekerjanya terapi dengan metode ini?
Tusukan pada titik tertentu di kawasan muka, hidung dan sinus, belakang dan dada atas akan:
• akan mengurangi pembengkakan pada mukosa sinus sehingga lubang lintasan dari sinus ke hidung dan tenggorok akan terbuka dan cairan nanah akan keluar.
• memperlancar microsirkulasi dan meningkatkan metabolisme sel sehingga akan mempercepat pemulihan mukosa sinus ke arah normal.
Rangsangan pada titik akupuntur terbukti meningkatkan sistem imun terhadap reaksi alergi hidung.

Apakah akupuntur menimbulkan perasaan sakit?
Tidak ada rasa sakit, tidak ada efek samping.

Apakah selama terapi diberikan ubat?
Sinusitis adalah penyakit infeksi sehingga pada awal pengubatan harus diberikan herba-herba anti sinus dan air penawar resdung.

Berapa lama pengubatannya?Pengubatan harus dilakukan tiga hari berturut turut, kemudian selang satu hari dan dilanjutkan seminggu dua kali sehingga minimal sepuluh kali kunjungan.
Reaksi selama pengubatan lendir akan keluar banyak terutama pada pagi hari dari hidung atau tenggorok yang menandakan bahawa sumbatan sinus telah terbuka.
Bila rasa tersumbat sudah hilang dan lendir tidak ada lagi, tidak ada sakit kepala atau nyeri pada kawasan sinus, bernafas lebih baik, tidur lebih nyenyak, penciuman dan deriarasa menjadi normal. Hal ini menandakan bahawa sinusitis telah dapat diatasi dengan sangat memuaskan.

Bagaimana cara pengubatan sendiri di rumah?
• Minum herba flu untuk mengurangi panas, nyeri dan hidung tersumbat serta melurahkan lendir.
• Minum banyak air untuk melurahkan lendir.
• Kompres muka dengan tuala yang dibasahi air hangat selama 10 minit beberapa kali sehari.
• Bernafas dalam udara hangat yang lembab (steam shower) atau bernafas diatas wap panas (air mendidih di baldi atau besin)
• Hindari udara terlalu dingin kering (ruang AC).
• Irigasi hidung dengan air garam kristal (Qirana Bio Salt)untuk menjaga agar lendir dan bakteria tercuci keluar.
• kumur air garam (Qirana Drops) hangat.
• Guna air resdung (Qirana Sinus) untuk membasuh muka dan disedut-sedut air masuk ke dalam hidung.

Bagaimana pencegahan sinusitis?
•Ubati segera bila menderita flu.
• Hindari kontak dengan penderita flu, bila telah terjadi kontak fisik, segera cuci tangan.
• Hindari rokok kerana asapnya dapat menyebabkan iritasi mukosa hidung dan sinus.
• Hindari udara kering, pakailah alat pelembab udara di rumah atau di pejabat.
• Bila menderita alergi, hindari semua barang yang dapat memicu alergi seperti kucing, karpet lama, debu-debu, makanan-makanan laut.

Apakah ada makanan dan suplemen yang dianjurkan?
Dianjurkan banyak konsumsi sayur dan buah segar, minum vitamin A, B, C dan anti oksidan, Hindari produk susu dan makanan yang alergi seperti udang, ketam, sotong, kerang, budu, cencalok dan belacan.

Catatan
Sinusitis harus dibezakan dengan pilek atau rhinitis, selsema alergi atau rhinitis alergi, polip atau polyp hidung.
Hidung tersumbat, sakit kepala, sakit dahi, sakit samping hidung, tidak mencium bau, sering bersin, keluar cairan hidung atau hidung berair sering di akibat sinusitis.